This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
2012/04/26
2012/02/01
2011/09/27
Wedangan 9 Series 'Tantangan Kreatif'
Belajar menghargai sekaligus sebagai tanggung jawab profesi yang kita cintai, hal itulah yang menjadi alasan kuat penyelenggara memberi kesempatan kepada hadirin untuk belajar sambil beramal dengan memenuhi kotak amal yang tersedia, 100% isi dari kotak tersebut akan dibagi empat dengan perincian:
Diberikan kepada dua pembicara dengan tujuan memberi penghargaan yang setinggi-tingginya tanpa melihat nominal yang didapatkan.
Meyediakan sedikit konsumsi saat acara berlangsung.
Penyelenggara yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam mengurus acara ini.
Disisihkan untuk pelaksanaan creative giving (penyampaian amal secara kreatif dengan memberikan materi produktif, bukan konsumtif)
2011/06/21
Designers Weekend Gathering
2011/04/25
Yuk Ikut Kontes Rencana Bisnis Kreatif 2011
- GRATIS, tanpa biaya pendaftaran.
- Pendaftaran bisa dilakukan secara perorangan atau per tim. 1 tim maksimal terdiri dari 3 orang.
- Peserta terbagi dalam 2 kategori, yaitu ‘pelajar/mahasiswa’ dan ‘umum’ (di bawah usia 35 tahun).
- Unduh formulir pendaftaran dan template rencana bisnis singkat (untuk pelajar/mahasiswa | untuk umum), kirimkan melalui email konteskreatif@indonesiakreatif.net maksimal pada 23 Mei 2011 pada pukul 24.00.
- Tahapan kontes terdiri dari 3 tahap, yaitu penyisihan, semifinal, dan final.
- Pemenang utama akan memperoleh uang tunai sebesar Rp 25.000.000,00, bimbingan dari mentor (praktisi bisnis dan lembaga pendampingan UKM) untuk mewujudkan bisnisnya segera, dan kesempatan mengikuti program pelatihan/fasilitasi dari Pemerintah.
- Dewan juri terdiri dari praktisi bisnis yang terkenal dalam bidang masing-masing, yaitu: M. Arief Budiman (Managing Director - Petakumpet), Betti Alisjahbana (CEO – QB Creative), Iim Fahima (CEO – Virtual Consulting), Ligwina Hananto (CEO – QM Financial), dan Yoris Sebastian (Chief Creative Officer – OMG Consulting).
- Ketentuan detail mengenai kontes rencana bisnis dapat dilihat pada dokumen berikut (untuk mengunduh klik disini )
2011/02/17
TDA di Wedangan Special ADGI Jogja
Badroni Yuzirman (pendiri dan dewan penasehat TDA pusat, owner Manet Vision dan Actual Basic) memaparkan kisahnya. Berawal dari tiga toko busana muslimnya di Tanah Abang yang diterpa masalah bertubi-tubi, Mas Roni menyikapinya dengan kembali pada titik nol secara ikhlas. Di sanalah akhirnya Mas Roni menemukan solusi dari pola pikir kreatif yaitu menjadikan masalah yang hadir sebagai peluang untuk tumbuh dan berkembang. Tahun 2004, jualan via online adalah solusi yang dipilih untuk menjadikan waktu yang terbuang di perjalanan menuju outlet menjadi 0 menit, karena dapat memulai bekerja dari rumah. Di sela waktunya, ia berusaha memenuhi tugas mencari nafkah, juga mengembangkan bakat menulis di blog untuk menularkan pengalaman, dan dari situlah gagasan membentuk komunitas TDA muncul.
Try Atmojo (Direktur dan Business Development Raxzel Creative dan Direktur TDA) menjelaskan, bahwa dalam dunia apapun khususnya bisnis, networking atau jaringan mutlak dibutuhkan. Networking bisa dicari dimanapun, salah satunya adalah di komunitas. TDA adalah salah satu komunitas yang telah dirasakan manfaatnya, sebagai ruang belajar, berbagi bahkan pasar dai produk yang dikembangkan. Dalam bisnis distro and clothing-nya melalui TDA, Mas Try menemukan solusi bisnis online dan mendapat manfaat berlipat.
Satya Brahmantya, Product Designer PT. Lunar Cipta Kreasi Yogyakarta yang fokus pada bisnis export furniture dengan konsep green dan sustaineble design menyampaikan bahwa, setiap komitmen yang dilakukan dengan konsisten maka suatu saat akan memetik hasilnya secara maksimal. Bram mengaku tidak memiliki kemampuan matang di bidang enterpreneur, tapi ia yakin mampu menghasilkan karya yang berkonsep dan artistik. Kesungguhannya ini membuahkan hasil dimana owner akhirnya merekrutnya sebagai salah satu pemegang saham.
2011/01/13
Creative Sharing di Wedangan Special
2010/12/02
2010/11/01
Yuk Join Mawas ADGI
Adgi juga mengajak para desainer grafis tanggap dan peduli bencana ini. Menyoal desainer tanggap bencana, Adgi melakukan koordinasi cepat turut membantu meringankan beban masyarakat yang terkena bencana dengan mengajak publik memberikan bantuan baik berupa finansial maupun kebutuhan lainnya.
Adgi menterjemahkan ajakan ini dalam konsep komunikasi untuk “Mawas”
- Mawas terhadap bencana bagi siapapun kita semua, dari bencana apapun dan di daerah manapun karena waspada adalah melakukan upaya preventif.
- Mawas terhadap mereka yang memrlukan pertolongan yang diakibatkan bencana.
Silakan bantu menyebarluaskan ajakan ini di kalangan internal organisasi, jejaring organisasi dan kalangan umum. Yang menjadi koordinator program ini adalah mas M. Arief Budiman, Direktur program Adgi 2010-2012, untuk itu silakan berkoordinasi bagi kelangsungan program yang baik. Semoga bentuk kepedulian ini merupakan bagian dari tanggung jawab profesi desainer grafis yang sangat penting bagi pembangunan masyarakat.
Untuk keterangan dapat menghubungi:
M. Arief Budiman
Direktur Program Adgi
HP: 081578700488
Email: arief_009@yahoo.com
2010/10/25
Pemilu Raya Adgi Jogja 2010
2010/10/13
Wedangan #3 Bareng ADGI Jogja
Marsudi atau Jendral Mukidevic yang lebih akrab dengan sapaan “lik di” (creative director) dan Junno Mahesa (Marketing Communication Officer) PT. Aseli Dagadu Djokdja akan berbagi mengenai pengalaman mereka menjelajahi industri kaos (T shirts). Dengan bermodalkan ide dan kreatifitas kemudian disulap menjadi sebuah produk komersial yang laku keras dipasaran baik di Yogyakarta maupun di Indonesia. “HOLOPIS KUNTUL BARIS Mendulang Gagasan nggak Habi-habis” itulah judul yang mereka pilih. Acara tersebut akan diselenggarakan pada Jum’at 22 Oktober 2010 di Dreamlab Building PT. Petakumpet, Jl. Kabupaten No. 77B, Sleman, Yogyakarta.
Konsep yang dibawa tetap yaitu sebagai wadah berbagi ilmu dan pengalaman bagi mereka para profesional senior industri kreatif khususnya desain grafis dan media belajar mempresentasikan karya, ide dan gagasan bagi para junior desainer grafis. Belajar menghargai profesi yang kita cintai, hal itulah yang menjadi alasan kuat penyelenggara memberi kesempatan kepada hadirin untuk memenuhi kotak amal yang tersedia, isi dari kotak tersebut akan dibagi empat dengan perincian:
25% untuk pembicara sebagai penghargaan atas apa yang telah dibagi/sampaikan,
25% untuk meyediakan sedikit konsumsi saat acara berlangsung,
25% untuk penyelenggara yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam mengurus acara ini dan
25% disisihkan untuk pelaksanaan creative giving (penyampaian amal secara kreatif/bersedekah dengan material produktif bukan material konsumtif).
2010/08/19
2009/10/22
Pesta Blogger 2009
2009/03/23
Join 8th INS.IDE


2009/02/03
2008/12/14
Dari Spectacular Creative Sharing ADGI Jogja




Creative Economy Solusi Atasi Krisis Indonesia
ADGI (Asosiasi Desainer Grafis Indonesia) Jogja Chapter telah sukses menyelenggarakan Spectacular Creative Sharing di dua tempat pada Sabtu, 13 Desember 2008.
Acara yang pertama D’Edge diadakan di Akademi Desain Visi Yogyakarta (ADVY) mulai 08.30 – 12.00 WIB bertema Peran Desainer Grafis Dalam Creative Economy dengan pembicara Hastjarjo Boedi Wibowo, S.Sn, seorang alumnus ISI Yogyakarta sekaligus salah satu konseptor gerakan Creative Economy Indonesia dan dimoderatori oleh M. Arief Budiman, S.Sn, Chairman ADGI Jogja Chapter.
Acara kedua adalah Zoom In yang diadakan di Jogja National Museum mulai 14.00 – 17.00 bertema Peluang Bisnis Kreatif di Era Creative Economy dengan pembicara Hastjarjo Boedi Wibowo, S.Sn dan Firman (Pendiri Homygroup ‘Tela Krezz’) dan dimoderatori oleh Muh. Kurniawan (CEO Srengenge Ad.).
Hastjarjo dalam penyampaian materinya menegaskan pentingnya kreativitas di era sekarang ini, apalagi dunia sedang berada di ambang krisis yang berat. Creative Economy yang digerakkan oleh Sumber Daya Manusia penuh ide akan menjadi salah satu solusi penting untuk bangkit dari keterpurukan krisis. Karena Creative Economy menempatkan SDM sebagai human capital, jadi modal terpenting dalam era sekarang ini adalah manusianya dan bukan semata-mata uang (financial). Jogja dengan kekuatan di local culture-nya diyakininya menyimpan segudang bakat kreatif yang jika dimanfaatkan maksimal akan menjadi kekuatan ekonomi baru yang terus meningkat. Sampai pertengahan 2008, sumbangan kreatif ekonomi pada GDP Indonesia adalah 6,15% atau setara 104 trilyun rupiah. Sebuah angka yang luar biasa besar.
Firman yang diundang khusus oleh ADGI Jogja untuk memberikan pencerahan pada para desainer grafis sangat antusias menyampaikan materinya yang bertema Creativepreneur dengan mendirikan franchise Tela Krezz. Franchise snack unik berbasis ketela ini melabeli dirinya sebagai ‘bukan singkong biasa.’ Muatan bisnis dan sistem organisasi yang matang membuat Tela Krezz berkibar dengan 700 outlet di seluruh Indonesia dan omzet miliaran rupiah per bulan. Firman menunjukkan sudut pandang yang benar-benar fresh bagi audiens yang sebagian besar waktunya berkutat di layar monitor memelototi elemen-elemen grafis.
Kedua acara yang disupport oleh ADVY, JNM, Dagadu, Petakumpet, Syafaat, Homygroup, Srengenge dan Rekarupa ini dibanjiri oleh anak-anak muda kreatif Jogja tersebut berlangsung meriah, gayeng dan padat berisi. Para peserta mengaku mendapat banyak pencerahan dan tidak sabar untuk mengimplementasikan ilmu-ilmu yang baru saja didapatkannya langsung dari tangan pertama alias para expert di bidangnya.
Sebagai asosiasi profesi yang telah berdiri pada 19 Juli 2008, ADGI Jogja sangat berkomitmen menyelenggarakan acara-acara sejenis untuk membuka wawasan masyarakat agar lebih kreatif dalam menyikapi setiap permasalahan kehidupan. Kreativitas tidak hanya identik dengan seniman atau desainer saja, tapi akan terus didorong sehingga menjadi the way of thinking untuk selanjutnya the way of live. Dengan berfikir kreatif, setiap tantangan akan menjadi peluang termasuk krisis yang kita alami sekarang. Selalu ada peluang di setiap krisis, semua kembali kepada kreativitas kita untuk mencarinya.
2008/06/22
(Masih) Dari Launching Adgi Jogja
Mas Noor Arief (Dagadu Djokdja) sharing tentang bagaimana pentingnya membangun local brand sebagai asset paling berharga dari Jogja.
Executives dan Advisorty Boards Adgi Jogja bersama Chairman Adgi (Mas Danton Sihombing), dari kiri: Mas Nowo Juliarso (Zoom In Director), M. Iqbal (Finance Director), Sumbo Tinarbuko (Advisory Board), A. Noor Arief (Advisory Board), Danton Sihombing (Chairman Adgi), M. Arief Budiman (Chairman Adgi Jogja Chapter), Eri Kuncoro (Advisory Board), Andika DJ (General Secretary). Yang absen disini adalah Mas Ong Hari Wahyu (Advisory Board).
Saksi sejarah lafirnya Adgi Jogja: ingat baik-baik mukanya jika nanti masuk buku sejarah desain grafis Indonesia. Wa ka ka kaa...
Pak Sumbo Tinarbuka (Moderator) dan Mas Danton Sihombing sharing tentang kekuatan desain grafis untuk menembus pasar global: case studies dari Inkara/design untuk warga kreatif Jogja.
Mas Andika (Syafaat Ad.) dan Mas Ong berbagi pengalaman tentang bagaimana membangun kemandirian bermodal kekuatan kreatif desain grafis
2008/06/20
Api Kreativitas di Launching ADGI Jogja
2008/06/18
Launching Adgi Jogja Sehari Lagi
Besok Kamis 19 Juni 2008 - tolong dicatat dan masukin ke reminder hp - jadilah bagian dari nyala api pertama industri desain grafis yang akan menggerakkan creative economy Indonesia. Siapa sangka corat-coret iseng dan hobi merangkai elemen visual bisa menjadi rantai yang menggerakkan roda-roda tank peradaban. Desain grafis telah ditakdirkan untuk memunculkan potensi energi kreatif yang luar biasa untuk memajukan sebuah bangsa.Api itu akan menyala besok. Bertepatan dengan Launching ADGI (AsosiasiDesainer Grafis Indonesia) Jogja Chapter
sebagai upaya untuk mendorong kreativitas desainer grafis dan mendukung tumbuhnya industri kreatif di Joga dan sekitarnya.
Dan demi masyarakat kreatif kami persembahkan acara ini GRATIS. Semua yang mengaku kreatif silakan bergabung. Jangan lupa bawa kartu nama atau portfolio, banyak pendekar kreatif hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman di sini:
- D'Edge (workshop kreatif berbasis kampus)Tema: Profesi Desainer Grafis Membangun Kemandirian, Pembicara: Ong Hari Wahyu (Desainer Grafis Senior), M. Arief Budiman (Petakumpet), Moderator: Andika DJ (Syafa'at ADV)Dagadu Pakuningratan Yogyakarta, 19 Juni 2008, 10.00-12.00 WIB2.
- Zoom In & Member Gathering (untuk anggota ADGI & Umum)Tema: The Power of Graphic Design, Pembicara: Danton Sihombing (Inkara/Chairman ADGI), Noor Arief (Dagadu)Moderator: Sumbo Tinarbuko (Konsultan Desain)Kopikopi Cafe Sagan Yogyakarta, 19 Juni 2008, 16.00-19.00 WIB
Terima kasih untuk berkenan diingatkan. Terima kasih untuk membawa ingatan itu ke tempat Launching untuk disulut bersama dengan api kreativitas yang menyala besar. Setiap Anda yang hadir, adalah fondasi bagi masa depan gemilang kreativitas Indonesia di mata dunia. Kami tunggu kehadirannya.


























